-->

Diikuti 155 Jurnalis, Miftahol Umar Raih Juara Tiga Lewat Kisah Bakti TNI di Madura

SURABAYA, KABAR POJOK - Jurnalis Radio Republik Indonesia (RRI), Miftahol Umar, yang meliput di wilayah Kabupaten Bangkalan sekaligus Koordinator RRI SP Sampang, meraih juara tiga dalam Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) Award Bakti TNI Bersama Rakyat di Pulau Madura 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Awarding Night yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Senin malam, 31 Agustus 2026.

Acara itu dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir beserta jajaran, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, pimpinan media, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam lomba yang diikuti 155 jurnalis tersebut, Miftah, sapaan akrabnya, mengangkat karya berjudul “Mengukir Asa di Pulau Garam, TNI, ADI, dan Rakyat Menyatu dalam Karya.”

Karya tersebut mengangkat pelaksanaan program Karya Bakti Skala Besar TNI-AD 2026 di Pulau Madura. Bagi Miftah yang juga pembina PWI Bangkalan, kegiatan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menggambarkan kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“Kegiatan Bakti TNI bersama rakyat ini mampu memperkuat kemanunggalan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, sekaligus mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Madura,” ujar Miftah.

Miftah mengapresiasi para prajurit TNI dan masyarakat yang bersedia menjadi narasumber selama proses peliputan. Informasi dan pengalaman yang mereka bagikan menjadi bagian penting dalam penyusunan karya jurnalistik tersebut.

“Terima kasih kepada dewan juri dan semua pihak yang telah mendukung, memberikan data, serta membantu selama proses peliputan di lapangan,” kata Miftah.

Penghargaan tersebut memiliki makna khusus bagi Miftah. Prestasi itu dipersembahkannya untuk almarhumah ibunya yang dalam waktu dekat akan memasuki 40 hari wafatnya.

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir mengatakan karya jurnalistik memiliki peran penting dalam mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan berbagai bentuk pengabdian TNI-AD bersama masyarakat.

“Dari karya jurnalistik, masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana TNI bersama rakyat membangun dan memberikan pengabdian,” ujarnya.

Kohir berharap kolaborasi antara TNI, media, dan masyarakat dapat terus terjalin. Dengan demikian, berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat dapat terdokumentasi sekaligus memberikan inspirasi bagi masyarakat luas.

“Melalui karya jurnalistik, berbagai kegiatan bakti, gotong royong, pelayanan sosial hingga pemberdayaan masyarakat dapat diketahui secara lebih luas,” pungkasnya.


Komentar


Berita Terkini