-->

Gelaran Karnaval SD Sukses Meriah, Wali Murid SDN Kraton 2 Puji Langkah Dispora Bangkalan

BANGKALAN, KABAR POJOK - Sebanyak 32 Sekolah Dasar (SD) ambil bagian di pelaksanaan Karnaval dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kostum dan pernak-pernik yang mereka tampilkan berkaitan dengan kebudayaan Bangkalan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga pada, Senin (10/08/26) berlangsung meriah. Tidak hanya peserta, wali murid dan ribuan masyarakat tumpah ruah disepanjang rute yang dilalui peserta karnaval.

Kepala Dispora Bangkalan, Moawi Arifin mengatakan, bahwa karnaval kali ini seluruh peserta diberikan kebebasan untuk berkreasi dalam menentukan kostum dan pernak-pernik.

"Namun diharapkan kostumnya berbucara tentang kebudayaan dan sejarah Bangkalan, agar mereka juga mengenal Bangkalan itu dimulai dari mana, seperti apa dan bagiamana perjalanannya," ujar Moawi.

Pelaksanaan karnaval tahun 2026 mengangkat tema "Bangkalan Nyenggit, Bangkalan Berkarya.

"Selain itu mereka juga diperbolehkan yang berpotensi mengangkat budaya lokal Bangkalan yang menjadi ikon dan rencana pembangunan di Bangkalan melalui visualisasi," ucapnya.

Muawi menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak terlibat yang turut mensukseskan kegiatan karnaval tahun 2026.

"Semoga di karnaval yang akan datang lebih semarak lagi, sehingga ini menjadi hiburan dan semangat nasionalisme masyarakat Bangkalan dalam HUT Kemerdekaan RI," tuturnya.

Pelaksanaan karnaval SD sederajat mendapat apresiasi dari salah satu Wali Murid SDN Kraton 2 yang juga menjabat sebagai Ketua Ajang Silaturahmi Pariwisata Indonesia (ASIPA), Moh Hanafi Sugianto. Menurutnya, pelaksanaan karnaval ini akan mengenalkan sejarah dan kebudayaan lokal kepada siswa-siswi.

"Inilah momen yang ditunggu-tunggu oleh sekolah dan siswa setiap menjelang HUT Kemerdekaan RI," ucap Hanafi.

Pemilik Hanafi Tour and Travel tersebut berharap agar siswa-siswi tidak fokus dengan hiburan saja, namun mereka harus tetap menjaga kebudayaan lokal dan menjunjung tinggi kearifan daerah.

"Khusus sekolah anak kami ini mengenalkan kerapan sapi khas Madura, mulai dari sejarahnya hingga saat ini yang sudah mulai menjadi primadona di hati masyarakat luas," pungkasnya.
Komentar


Berita Terkini