![]() |
Tiga tokoh yang dikenal sebagai “Trio Sulaiman” yakni Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman memimpin langsung penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak, terutama di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Banjir yang terjadi sejak Jumat (8/5/2026) merendam permukiman warga, menelan korban jiwa, serta memicu kerusakan di sejumlah titik.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menjadi pejabat pertama yang turun ke lokasi sejak Jumat subuh. Pemkab Bone segera mendirikan posko bencana, dapur umum, dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga.
Sehari kemudian, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi banjir dan menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar serta 500 paket bantuan bagi korban terdampak.
Penanganan bencana semakin diperkuat dengan kedatangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman pada Senin (11/5/2026). Di tengah agenda nasionalnya, Amran hadir membawa bantuan 33 truk pangan dan sembako senilai Rp9 miliar.
Tak hanya itu, Amran juga menyerahkan bantuan pribadi Rp1 miliar, sementara Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman turut membantu Rp500 juta.
“Saya tergerak hati saya. Daerah lain saja saya datang saat bencana, apalagi ini kampung saya,” kata Amran di Posko Bencana Panyula.
Dalam peninjauan lapangan, pemerintah menemukan pendangkalan sungai yang disebut menjadi salah satu penyebab parahnya banjir.
“Ternyata terjadi pendangkalan sungai yang cukup panjang. Insyaallah satu minggu kita selesaikan,” ujar Amran.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pemprov Sulsel. Ia memastikan penanganan darurat dan pemulihan pascabanjir terus dipercepat di seluruh wilayah terdampak.
