-->

Dugaan Penyelundupan Solar Subsidi via Jalur Laut di Bone Kembali Mencuat

Ilustrasi 
Bone – Dugaan praktik penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali mencuat. Aktivitas ilegal tersebut diduga berlangsung melalui jalur laut di wilayah muara Kecamatan Awangpone.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, solar subsidi dikemas dalam jeriken sebelum diangkut menggunakan kapal melalui jalur muara untuk kemudian didistribusikan kepada pihak tertentu.

“Pengangkutan dilakukan lewat laut di muara Awangpone. Solar subsidi dimasukkan ke dalam jeriken lalu dibawa menggunakan kapal,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (25/4/2026).

Sumber tersebut menyebutkan, praktik ini diduga bukan kali pertama terjadi. Aktivitas serupa disebut telah berlangsung berulang kali dan dilakukan secara tertutup guna menghindari pengawasan aparat.

Penggunaan jalur laut dinilai menjadi modus yang relatif aman untuk meloloskan distribusi solar subsidi secara ilegal. Padahal, BBM bersubsidi sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, serta sektor tertentu yang membutuhkan, bukan untuk kepentingan bisnis ilegal.

Meski hingga kini belum terdapat bukti visual berupa foto maupun video yang dapat dipublikasikan, informasi terkait dugaan tersebut dinilai cukup kuat dan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.

“Jika benar terjadi penyelundupan, ini harus segera ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat kecil yang justru kesulitan mendapatkan solar menjadi korban,” tambah sumber.

Masyarakat pun berharap aparat kepolisian bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap dugaan praktik tersebut, sekaligus mencegah potensi kerugian yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.

Komentar


Berita Terkini