-->

Tanete Riattang Timur Singkirkan Juara Bertahan, “Badai dari Timur” Mengamuk di Bone Beramal Cup 2026

BONE - Mimpi Kesebelasan Tonra untuk mengulang kejayaan antar kecamatan di Kabupaten Bone harus kandas lebih cepat. Pada laga perempat final Bone Beramal Cup 2026, Jumat sore, 15 Mei 2026, Tanete Riattang Timur tampil superior dan menaklukkan Tonra dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Watampone, Sulawesi Selatan.

Kemenangan itu sekaligus mengantar tim berjuluk “Badai dari Timur” melaju ke semifinal dan mengakhiri langkah sang juara bertahan turnamen besar antar kecamatan terakhir di Bone.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan memang sudah diprediksi berlangsung panas. Ribuan pecinta sepak bola Bone memadati stadion untuk menyaksikan duel dua kekuatan besar sepak bola antar kecamatan tersebut.

Tonra Muda FC datang dengan status unggulan. Kehadiran Erwin Gutawa, mantan pemain PSM Makassar, membuat banyak suporter menjagokan tim asal pesisir selatan Bone itu melangkah ke empat besar. Namun pengalaman dan nama besar tak cukup membendung agresivitas Tanete Riattang Timur.

Tim “Badai dari Timur” tampil efektif, disiplin, dan tajam dalam memanfaatkan peluang. Tiga gol yang mereka lesakkan membuat Tonra tak mampu bangkit meski sempat memberi perlawanan sepanjang pertandingan.

Hasil ini menjadi pukulan bagi Tonra FC yang sebelumnya mencatat sejarah manis pada 2023. Saat itu, mereka keluar sebagai juara AAS Cup 1, turnamen antar kecamatan yang digagas KONI Sulawesi Selatan bersama KONI Bone.

Pada final yang berlangsung di Stadion Lapatau Watampone, 8 Desember 2023, Tonra FC bermain imbang 1-1 melawan Lappa Riaja sebelum menang dramatis lewat adu penalti 4-3.

Namun, romantisme masa lalu gagal terulang di Bone Beramal Cup 2026. Turnamen yang mulai bergulir Mei tahun ini menghadirkan persaingan ketat dengan melibatkan 27 kecamatan se-Kabupaten Bone.

Kini, langkah Tonra terhenti di babak delapan besar. Sebaliknya, Tanete Riattang Timur menjaga asa untuk menjadi juara baru.

Pada semifinal nanti, Tanete Riattang Timur akan menghadapi Kesebelasan Palakka, tim muda yang mencuri perhatian lewat semangat juang dan permainan atraktif mereka.

Laga semifinal dijadwalkan berlangsung Sabtu, 16 Mei 2026, di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Watampone. Atmosfer panas diprediksi kembali menyelimuti stadion kebanggaan masyarakat Bone tersebut.

Salah seorang penikmat sepak bola Bone, Bucek Handoko, menilai Tonra tetap menunjukkan kualitas sebagai tim berpengalaman. Namun ia menyebut Tanete Riattang Timur tampil lebih efektif dan layak menyandang julukan “Badai dari Timur”.

“Tonra sebenarnya bermain baik, tapi Tanete Riattang Timur sangat efektif memanfaatkan peluang. Mereka pantas menang,” kata Bucek.

Ia juga menilai Palakka sebagai tim muda penuh kejutan yang mengandalkan semangat juang tinggi dan sportivitas. Karena itu, duel semifinal antara Tanete Riattang Timur dan Palakka diprediksi berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.

Komentar


Berita Terkini