![]() |
Selain PTN, sejumlah siswa juga berhasil lolos di berbagai sekolah kedinasan, termasuk di Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), yang semakin memperkuat reputasi SMAN 2 Bangkalan sebagai pusat pengembangan bakat dan minat siswa.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian luar biasa tahun ini. Meski secara kuantitas jumlah lulusan PTN kami sedikit lebih rendah dibandingkan sekolah-sekolah lain di sekitar, kami unggul dalam sebaran pilihan kampus yang sangat beragam, serta tingginya minat siswa untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan,” ungkap Kepala SMAN 2 Bangkalan, Dwi Imam Arif, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/05/26).
Selain itu, sekolah ini juga mencatatkan angka kelulusan terbesar di Kabupaten Bangkalan dengan total 412 siswa kelas 12 yang berhasil menuntaskan pendidikan mereka tahun ini. Keberagaman jurusan yang dipilih oleh para lulusan menunjukkan kualitas dan kedalaman pendidikan yang diberikan oleh SMAN 2 Bangkalan.
Optimisme PTN dan Kedinasan
Dengan dilakukannya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk jalur SNBT, pihak sekolah semakin optimis hasilnya akan terus memberikan kabar baik. Kepala sekolah berharap banyak lulusan yang akan berhasil masuk ke perguruan tinggi impian mereka, serta melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan atau bahkan bergabung dengan TNI dan Polri, yang merupakan cita-cita banyak siswa.
“Keberhasilan ini bukan hanya karena kerja keras guru dan sekolah, tetapi juga hasil sinergi yang solid antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah,” tambah Dwi Imam Arif.
SMAN 2 Bangkalan sebagai Pusat Lulusan Unggul
Dengan pencapaian ini, SMAN 2 Bangkalan terus mengokohkan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Bangkalan. Para lulusan sekolah ini tidak hanya siap bersaing di dunia pendidikan tinggi, tetapi juga di berbagai lembaga kedinasan dan institusi penting lainnya. Sekolah ini membuktikan komitmennya untuk mengantar setiap siswanya menuju impian mereka, baik di dunia pendidikan maupun dalam pengabdian kepada negara.
“Kami berkomitmen untuk terus mencetak generasi-generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global,” tutup Dwi Imam Arif.
