![]() |
Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
“Beda pilihan itu biasa, persaudaraan tetap yang utama. Mari sukseskan Pilkades PAW dengan menjaga keamanan, mengedepankan persatuan, dan tidak mudah terprovokasi,” ujar Kapolres Bone.
Melalui imbauan resminya, Polres Bone mengajak masyarakat menciptakan suasana desa yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati meski memiliki pilihan politik yang berbeda.
Selain itu, warga diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap berita hoaks dan provokasi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Polres Bone juga mengingatkan seluruh pihak agar menghindari praktik politik uang, ujaran kebencian, serta berbagai tindakan yang dapat memicu konflik selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Setiap pelanggaran hukum tentu ada konsekuensinya. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif demi masa depan desa yang lebih baik,” lanjutnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau menghormati hasil pemilihan dan kembali bersatu setelah proses demokrasi selesai guna mendukung pembangunan desa yang maju, harmonis, dan sejahtera.
Polres Bone berharap pelaksanaan Pilkades PAW Tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, damai, serta bermartabat sesuai semangat Polri Presisi.
