-->

Palakka Ukir Tinta Emas BBC 2026, Menang Dramatis atas Lamuru

BONE - Kecamatan Palakka mencatat sejarah baru di pentas sepak bola antar kecamatan paling bergengsi di Kabupaten Bone. Untuk pertama kalinya menembus final, Palakka langsung keluar sebagai juara Bone Beramal Cup (BBC) 2026 setelah menundukkan Kecamatan Lamuru lewat adu penalti 4-3 di Stadion Lapatau Matanna Tikka, Minggu sore, 17 Mei 2026.

Final berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal dan saling menekan sepanjang pertandingan. Ribuan suporter yang memadati stadion larut dalam atmosfer pertandingan yang berlangsung dramatis hingga babak adu penalti.

Kemenangan itu sekaligus mengakhiri perjalanan impresif Palakka di turnamen yang diikuti 27 kecamatan se-Kabupaten Bone. Gelar tersebut terasa istimewa karena menjadi trofi pertama Palakka sejak Bone Beramal Cup digelar.

Camat Palakka, Aswan Hijrah, menyebut keberhasilan itu sebagai momen bersejarah bagi masyarakat Palakka. Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, pelatih, official, dan dukungan masyarakat yang terus mengawal perjuangan tim sejak awal turnamen.

“Ini sejarah bagi Kecamatan Palakka. Untuk pertama kalinya kami masuk final dan langsung berhasil meraih gelar juara Bone Beramal Cup 2026,” kata Aswan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen tersebut.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Palakka, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin yang telah mendukung penuh kompetisi ini,” ujarnya.

Menurut Aswan, Bone Beramal Cup bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang pemersatu masyarakat melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Stadion selalu dipenuhi penonton dan ini juga berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi warga di sekitar stadion,” katanya.

Ia berharap Bone Beramal Cup terus digelar secara berkelanjutan dan menjadi wadah lahirnya pemain-pemain muda berbakat asal Kabupaten Bone.

“Semoga turnamen ini terus menjadi kebanggaan masyarakat Bone dan melahirkan bibit pesepak bola potensial dari daerah,” tutupnya.

Komentar


Berita Terkini