![]() |
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari Kabupaten Jombang sebelum para korban diduga disekap di wilayah Bangkalan.
“TKP awal terjadi di Jombang, terkait penyekapan waktu lalu yang sempat viral,” kata Hafid, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam proses penyelidikan, Polres Bangkalan membantu Polres Jombang mengamankan seorang perempuan berinisial NH yang diduga mengetahui rangkaian kasus tersebut. NH sebelumnya disebut sempat mangkir dari panggilan penyidik.
“Beberapa waktu lalu kami membantu Polres Jombang untuk membawa saksi berinisial NH yang merupakan seorang perempuan. Pasca melakukan koordinasi kini NH sudah kami serahkan kepada pihak Polres Jombang,” ujar Hafid.
Menurut Hafid, keterlibatan Polres Bangkalan dilakukan atas permintaan resmi dari Polres Jombang guna mempercepat proses penyidikan kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat itu.
Meski demikian, polisi belum mengungkap secara detail peran NH dalam perkara tersebut. Hafid hanya menyebut perempuan itu diamankan saat berada dalam perjalanan.
“Kami membawa saudari NH saat yang bersangkutan berada di jalan,” katanya.
Hingga kini, polisi masih terus mendalami motif dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan penyekapan tersebut.
