![]() |
Peristiwa itu terjadi tanpa didahului hujan deras di wilayah setempat. Warga panik setelah debit air Sungai Waranie tiba-tiba meningkat drastis.
Melihat arus air yang terus membesar, para korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju kawasan perbukitan. Mereka sempat terjebak sebelum akhirnya tim SAR gabungan tiba melakukan evakuasi.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bone, M. Nur Fajar, mengatakan pihaknya menerima laporan pertama sekitar pukul 17.30 WITA. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bone kemudian langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat sekitar pukul 19.00 WITA dan langsung dibawa ke Puskesmas Usa untuk pemeriksaan kesehatan,” kata Nur Fajar.
Saat petugas melakukan evakuasi, hujan gerimis mengguyur lokasi sehingga jalan menjadi licin. Meski demikian, korban berhasil dievakuasi tanpa adanya laporan korban jiwa.
Adapun 28 warga yang berhasil diselamatkan masing-masing Nur Fadillah (21), Nur Faisah (11), Mutiara (24), Nur Sakila Putri (12), Wakia (10), Faidil (20), Muh Fahri (23), A. Reski (21), Alif (22), Aditia (19), Fadil (20), Alfasia (11), Ahmad Aufar (15), Andi Andra Saputra (16), Bayu (22), Arya Bahar (22), Ahmad Rhyu (17), Raja Irawan (16), Muh Fadli Ansa (17), Farel (16), Muh Gio Fardan (16), Dwiki (17), Muh Rafli (18), A. Muh Fahri (18), A. Naufal Atsir (17), Ramdani Wahid (18), A. Muh Alfatir (17), dan Adil (23).
Sebelumnya diberitakan; Sungai Waranie Bone Meluap Mendadak, Warga Panik Selamatkan Diri ke Gunung
(Rustan)
