![]() |
PAMEKASAN, KABAR POJOK - Perum BULOG Kantor Cabang Madura bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Pamekasan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Pasar Kolpajung, Pamekasan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan GPM tersebut. Dalam waktu sekitar dua jam, sebanyak 1.500 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 600 liter Minyakita habis terjual.
GPM digelar melalui Warung Pengendalian Inflasi Kabupaten Pamekasan yang berada di kawasan Pasar Kolpajung. Selain itu, beras SPHP juga tersedia di sejumlah toko mitra penjualan SPHP di pasar tersebut.
Jaringan toko mitra itu diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan beras SPHP dengan harga sesuai ketentuan. Penyaluran tersebut sekaligus menjadi bagian dari intervensi pemerintah untuk menjaga harga beras medium di tingkat konsumen tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.500 per kilogram.
Salah seorang pembeli, Lailatul Hosiyah, menyambut baik penjualan beras SPHP dan Minyakita di Pasar Kolpajung. Menurut dia, harga komoditas tersebut relatif terjangkau sehingga membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Hosiyah yang juga pedagang beras mengatakan kenaikan harga beras belakangan ini dipengaruhi tingginya permintaan untuk kebutuhan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurut dia, tradisi peringatan Maulid Nabi di Madura yang digelar hampir di setiap rumah turut meningkatkan kebutuhan beras masyarakat.
Pimpinan Cabang BULOG Madura, Abu Bakar Al Siddik Abbas, mengatakan BULOG akan terus mengintensifkan penyaluran dan penjualan beras SPHP serta Minyakita di pasar-pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan GPM maupun dengan mengoptimalkan jaringan toko mitra penjualan SPHP di pasar-pasar rakyat.
“BULOG Madura akan terus mengintensifkan penjualan beras SPHP dan Minyakita melalui pasar-pasar SP2KP serta toko-toko mitra penjualan. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pasokan tersedia dan menekan laju kenaikan harga di tingkat konsumen,” ujar Abbas.
Pelaksanaan GPM di Pasar Kolpajung menunjukkan intervensi pasar yang dilakukan secara tepat sasaran dan didukung jaringan distribusi dapat memberikan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
