![]() |
BANGKALAN, KABAR POJOK - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai membenahi infrastruktur perkotaan melalui proyek peningkatan saluran drainase. Langkah awal penataan ini ditandai dengan peninjauan kondisi lapangan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan beserta tim terkait pada Sabtu (22/8/2026).
Pengerjaan tahap pertama ini berfokus pada jalur utama perkotaan, membentang dari Jalan Holil (poros Momoyo) hingga pertigaan Pasar Senenan sepanjang 1,1 kilometer.
Sekretaris Dinas PUPR Bangkalan, Moh Ridhwan, menjelaskan bahwa proyek ini memanfaatkan saluran beton pracetak (U-Ditch) berukuran 80–100 sentimeter. Selain memperbaiki drainase, proyek ini juga menyasar penataan utilitas kota sesuai instruksi Pimpinan Daerah.
"Kami sekalian membenahi utilitasnya. Pak Bupati meminta agar fokus terlebih dahulu pada penanaman kabel fiber optik," ujar Ridhwan saat mendampingi peninjauan.
Meski terhalang keterbatasan lahan, pengerjaan dipastikan tetap berjalan. Lebar saluran akan menyesuaikan kondisi eksisting di lapangan, yakni bervariasi antara 1,1 hingga 1,3 meter.
Proyek penataan infrastruktur ini menyerap anggaran sebesar Rp4,6 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tipe M (DAUM).
Ridhwan berharap masyarakat dapat mendukung penuh jalannya pengerjaan demi terwujudnya tata kota Bangkalan yang lebih rapi serta mampu mendorong perputaran ekonomi lokal.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus membenahi Bangkalan di tengah keterbatasan anggaran yang ada. Kami berharap dukungan masyarakat agar Bangkalan menjadi lebih baik," tutupnya.
