![]() |
Korban diketahui bernama Ruly Yunis Setiawati (50), warga Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan. Ia merupakan pejabat yang bertugas di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Korban ditemukan berada di dalam mobil dinas bernomor polisi M 1090 GP. Penemuan tersebut sontak menjadi perhatian publik setelah video dari lokasi kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu tampak cairan berwarna merah terlihat di bagian bawah kendaraan yang diduga berkaitan dengan kondisi korban.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, membenarkan bahwa korban merupakan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis dari pihak berwenang.
"Kami masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian dan otopsi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat penyebab pasti kematian korban dapat segera terungkap," ujar Lukman, Kamis (25/6/2026).
Terkait informasi yang menyebut mobil dinas tersebut telah berada di area parkir Bandara Juanda sejak Sabtu, Lukman mengaku belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai keberadaan kendaraan tersebut.
"Nanti akan kami cek apakah benar kendaraan itu sudah berada di lokasi sejak Sabtu atau pada waktu lainnya. Kami juga menunggu hasil otopsi agar semua fakta menjadi jelas," katanya.
Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, korban disebut tidak datang seorang diri. Dalam rekaman tersebut terlihat korban bersama dua pria yang mengenakan masker. Salah satu pria mengemudikan kendaraan, sedangkan seorang lainnya berada di kursi penumpang.
Meski demikian, Lukman meminta masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan maupun menyebarkan spekulasi sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi. Berikan waktu dan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk bekerja mengungkap fakta yang sebenarnya," tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
