![]() |
Acara tersebut dikemas dalam berbagai rangkaian kegiatan seni dan budaya lokal. Salah satu yang menjadi sorotan adalah tradisi Hong Bahhong, warisan budaya yang hanya dapat dijumpai di wilayah Kecamatan Geger.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa Malam Terak Bulan tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan budaya, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi antara warga, pejabat, dan tokoh setempat,” ujar Lukman, Minggu (3/5/2026).
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong pelestarian dan pengembangan budaya lokal agar semakin dikenal luas, bahkan hingga ke tingkat internasional.
“Terlebih, saat ini tradisi Hong Bahhong sedang diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB). Kami juga tengah memperjuangkan budaya khas Bangkalan lainnya agar mendapat pengakuan serupa,” tambahnya.
Selain pertunjukan budaya, kegiatan ini turut menghadirkan pelaku UMKM lokal unggulan yang menawarkan beragam produk khas daerah, sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan, Ismail, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya dan tradisinya sendiri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal,” pungkasnya.
