-->

Usai Ditemukan "Ulat" di Dalam Ompreng, Kepala SPPG Desa Karang Leman Berikan Klarifikasi

Bangkalan – Viral di media sosial terkait temuan “ulat” dalam menu program Makan Bergizi Gratis langsung ditanggapi cepat oleh pihak penyelenggara. Kepala SPPG Kemala Bhayangkari Desa Karang Leman, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi.

Kepala SPPG, Rangga Oisina, membenarkan adanya temuan hewan kecil di dalam ompreng makanan yang diterima siswa. Namun, setelah dilakukan penelusuran langsung di lokasi, hewan tersebut dipastikan bukan ulat, melainkan anakan siput.

“Begitu kami menerima laporan dari pihak SD Soket Laok 2, kami langsung bergerak cepat ke sekolah untuk mengecek kondisi makanan. Setelah ditelusuri, itu bukan ulat, melainkan anak siput,” ujar Rangga, Jumat (03/04/26).

Rangga menjelaskan, kemunculan siput tersebut diduga berkaitan dengan bahan makanan, khususnya sayuran seperti selada yang memang berasal dari lingkungan lembap atau berair.

Meski demikian, pihaknya tidak menampik adanya kelalaian dalam proses pengolahan makanan. Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh langsung dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab.

“Kami akui mungkin ada kekurangan dalam proses pencucian bahan makanan. Dari kejadian ini, kami langsung melakukan evaluasi besar. Seluruh relawan sudah kami kumpulkan untuk briefing agar ke depan tidak terjadi hal serupa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rangga memastikan bahwa tidak ada persoalan serius terkait kebersihan lingkungan dapur, termasuk hama. Ia menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengelolaan sampah secara rutin.

“Kami sudah bekerja sama dengan DLH. Sampah dari dapur kami diangkut setiap hari, jadi kami pastikan tidak ada masalah hama,” pungkasnya.

Komentar


Berita Terkini