-->

Lulus SOTH, Puluhan Ibu di Kwanyar Dibekali Ilmu Pengasuhan untuk Cegah Stunting

BANGKALAN, KABARPOJOK - Sebanyak 72 ibu di Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, diwisuda setelah menyelesaikan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang digelar Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan, Rabu (8/7/2026).

Para peserta berasal dari Desa Duwek Buter, Karang Entang, Paoran, dan Gunung Sereng. Mereka dinyatakan lulus setelah mengikuti 13 sesi pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak.

Kwanyar menjadi kecamatan pertama di Bangkalan yang menuntaskan program SOTH pada 2026. Program yang digagas BKKBN ini diarahkan untuk memperkuat peran keluarga sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan, Sudiyo, mengatakan pelatihan sengaja difokuskan kepada para ibu karena mereka memegang peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama pada lima tahun pertama kehidupan.

"Belasan materi yang diberikan sebagian besar berkaitan dengan kesehatan serta tumbuh kembang anak," ujar Sudiyo yang akrab disapa Yoyok.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan mencakup perencanaan kehidupan keluarga, peran orang tua dalam pengasuhan, dampak media terhadap anak, PHBS, pemenuhan gizi, hingga pengawasan terhadap perkembangan anak.

"Harapannya, ketika anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, hal itu akan berdampak pada penurunan angka stunting. Yang ingin kami ubah adalah pola pikir orang tua," katanya.

Yoyok menambahkan, Kwanyar menjadi kecamatan keempat yang menyelenggarakan wisuda SOTH. Program tersebut didukung melalui anggaran swadaya desa sehingga diharapkan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

Menurut dia, setelah para peserta diwisuda, KBP3A akan memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai strategi lanjutan agar pendampingan kepada keluarga tetap berlangsung.

"Saat ini terdapat 817 Tim Pendamping Keluarga dengan total 2.451 personel yang tersebar di seluruh Kabupaten Bangkalan," ujarnya.

Sementara itu, Camat Kwanyar Amir Lutfi menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh KB agar pelaksanaan program berjalan sesuai target.

"Program SOTH membutuhkan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Komentar


Berita Terkini