![]() |
Lima kendaraan yang terlibat terdiri atas sebuah bus yang mengangkut rombongan santri asal Situbondo, dua truk pengangkut logistik, satu mobil Avanza, serta satu sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Madura sempat mengalami kemacetan panjang. Salah satu truk yang terlibat terguling dan menutup sebagian badan jalan sehingga menghambat proses evakuasi.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Ahmad Jauhari, mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan.
"Seluruh korban sudah dievakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan. Korban meninggal dunia sedang dalam penanganan sesuai prosedur, sedangkan korban luka mendapatkan perawatan intensif," kata Ahmad Jauhari.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga bermula ketika bus mengalami gangguan pengereman sehingga menabrak mobil Avanza yang berada di depannya. Bus kemudian menghantam sepeda motor sebelum menabrak dua truk. Benturan keras mengakibatkan salah satu truk terguling ke tengah jalan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas harus mengeluarkan korban yang terjepit di bawah badan bus.
"Untuk mengurai kemacetan, kami memberlakukan sistem buka-tutup atau satu lajur secara bergantian hingga proses evakuasi selesai," ujar Jauhari.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Ahmad Jauhari mengimbau para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan tidak memaksakan diri mengemudi apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk," ujarnya.
