![]() |
Sosialisasi tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bangkalan, Anang Yulianto, Kadishub Bangkalan, Moh Hasan Faisol, Camat Kamal, Ainul Yaqin dan puluhan pedagang eks terminal kamal.
Saat ini proses tersebut telah memasuki tahapan singkronisasi dengan Tim Perencanaan Anggaran Daerah untuk selanjutnya tinggal menunggu persetujuan Pimpinan Daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Bangkalan, Moh Hasan Faisol mengatakan, bahwa bekas terminal Pelabuhan Kamal tersebut nantinya akan di sulap menjadi sentra UMKM yang akan dikonsep menjadi Taman Edukasi Lalu Lintas.
"Namun sesuai dengan penataan kota dan standart teknis bangunan disana itu sudah tidak layak, sehingga kita harus bertanggung jawab untuk membenahi dan memfasilitasi masyarakat," ujar Faisol, Rabu (29/07/26).
Rencananya sentra UMKM tersebut akan menampung ratusan lapak. Di eks terminal Kamal saja pedagang kurang lebih 40, sehingga nantinya tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar Kamal akan mengisi di pusat kuliner tersebut.
"Masyarakat sekitar yang nama-namanya sudah ada sebelumnya akan tetap kami prioritaskan dengan biaya retribusi yang telah ditentukan," ucapanya.
Anggota Komisi I DPRD Bangkalan, Nur Hakim, menyatakan bahwa seluruh elemen masyarakat yang hadir telah mencapai kesepakatan bersama dan menyatakan dukungannya terhadap program revitalisasi ini.
"Masyarakat yang hadir tadi sudah sepakat dan menyatakan setuju dengan adanya rencana revitalisasi Eks Terminal Kamal ini," ujar Sekretaris Komisi 1 DPRD Bangkalan tersebut.
Menanggapi adanya kekhawatiran warga yang mengira proyek ini masih sebatas rencana lisan namun lahannya sudah mulai dibuka, Nur Hakim memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa proyek ini sudah matang secara perencanaan teknis.
"Melainkan sudah ada dokumen site plan (rencana tapak) yang jelas dan siap dieksekusi. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selaku pengelola telah menyusun rencana yang sangat bagus untuk memulihkan perekonomian masyarakat Kamal yang bisa dikatakan sempat mati suri," pungkasnya.
