![]() |
Aksi swadaya tersebut dilakukan setelah jalan utama di kawasan itu mengalami kerusakan cukup parah dalam waktu lama dan dinilai membahayakan pengguna. Warga setempat menyebut, sejumlah insiden kerap terjadi akibat kondisi jalan berlubang.
Seorang tukang becak, misalnya, sempat terperosok ke dalam lubang hingga harus dievakuasi warga. Peristiwa lain menimpa pedagang kaca yang mengalami kerugian karena barang dagangannya pecah saat melintasi jalan rusak tersebut.
Langkah cepat para alumni ini juga dipicu agenda besar pesantren. Ponpes Darul Hikmah dijadwalkan menggelar rangkaian kegiatan menuju puncak perayaan haul pada akhir Mei mendatang.
Salah satu masyayikh Ponpes Darul Hikmah Burneh, Gus Imam Djauhari, membenarkan bahwa perbaikan jalan dilakukan sebagai bagian dari persiapan acara pembuka bertajuk “Goes Road to Haul”.
“Alumni merasa resah melihat kondisi jalan di depan pondok yang rusak parah dan sudah lama dibiarkan. Sementara akhir Mei akan digelar kegiatan haul yang diawali dengan bersepeda bersama, sehingga perbaikan jalan harus segera dilakukan,” ujar Gus Imam saat dikonfirmasi, Senin (30/4/2026).
Ia menegaskan, perbaikan tersebut sepenuhnya menggunakan dana pribadi para alumni sebagai bentuk kepedulian terhadap almamater sekaligus keselamatan masyarakat.
“Ini murni inisiatif alumni. Pengerjaan langsung dieksekusi tanpa menunggu bantuan pemerintah, karena faktor urgensi kegiatan dan keselamatan pengguna jalan,” katanya.
Aksi gotong royong ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar yang selama ini terdampak langsung oleh kondisi jalan rusak tersebut.
