-->

Investasi Triliunan Rupiah Siap Masuk Bangkalan, Pabrik Padat Karya asal China Direlokasi ke Madura

BANGKALAN, KABAR POJOK - Industri padat karya asal Guangdong, China, bersiap memindahkan fasilitas produksinya ke Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Relokasi skala besar ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kawasan industri di Guangdong dan Wiraraja Madura Industrial Park.

Masuknya gelombang investasi asing ini diproyeksikan menyerap banyak tenaga kerja lokal sekaligus memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Madura. Sektor industri yang dipastikan masuk mencakup pabrik cokelat, poliester, matras, spring bed, hingga tekstil benang.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin kelancaran perizinan melalui skema jemput bola agar iklim investasi berjalan tanpa hambatan. Menurutnya, keberhasilan proyek ini memerlukan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

"Apakah kita tetap ingin seperti ini atau naik kelas, itu semuanya tergantung masyarakat dalam mendukung investasi asing tersebut," tegas Lukman.

Lukman mengungkapkan, pendorong utama relokasi ini adalah pergeseran teknologi di Negeri Tirai Bambu. Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang makin masif di China membuat operasional pabrik padat karya dinilai kurang relevan di sana. Sebaliknya, Bangkalan dinilai memiliki ekosistem yang cocok dan siap menampung penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

Meski nilai pasti investasi masih dalam proses pendataan akhir, total nilai yang masuk diperkirakan menembus angka triliunan rupiah. Saat ini, tim konsultan khusus sedang mengukur kesiapan infrastruktur dasar di titik lokasi yang telah dirancang, meliputi daya suplai energi, kapasitas listrik, hingga ketersediaan pasokan air.

Komentar


Berita Terkini