-->

Konsep Tempo Dulu, Resikal 2026 SMAN 1 Bangkalan Berlangsung Meriah

Keterangan foto: Kegiatan Resikal SMAN 1 Bangkalan yang dihadiri ribuan orang berlangsung semarak dan meriah
Bangkalan - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1) Bangkalan sukses menggelar pentas seni atau yang biasa disebut Resikal yang diselenggarakan pada, Sabtu (04/04/26) dihalaman sekolah.

Kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh Kepala SMAN 1 Bangkalan, Guru, ribuan pelajar dan para alumni. Resikal ini merupakan wadah pelajar untuk mengasah dan menunjukkan kemampuannya di bidang seni.

Resikal 2026 dimulai sejak sore hari dan puncak kegiatannya pada malam hari yang dihadiri langsung oleh perwakilan Cabang Dinas Bangkalan. Dibawah panggung yang spektakuler, Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkalan, Jumali dan Perwakilan Cabdin membuka kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong.

Bagian Kesiswaan SMAN 1 Bangkalan, Muhammad Rofii mengatakan, Resikal ini merupakan program kerja yang dilaksanakan oleh Osis setempat dengan menggandeng pihak-pihak swasta atau sponsor untuk mensukseskan kegiatan.

"Mulai dari seleksi, konsep, pengerjaan, pendanaan hingga finishing semuanya dilakukan oleh siswa, dewan guru dan kepala sekolah hanya memberikan arahan dan semangat saja," ujar Rofii.

Kata Rofii, Resikal di tahun 2026 mengusung konsep tempo doloe. Seluruh guru, siswa-siswa, kepala sekolah hingga tamu undangan menggunakan kostum era tahun 90 an.

"Bahkan dari puluhan penampilan sebagian dari mereka mengusung tema tahun 90 an. Ini dilakukan agar para siswa dapat mengenali sejarah dan budaya zaman dulu," kata Rofii.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bangkalan, Jumali berharap dengan adanya kegiatan Resikal ini menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mengaplikasikan kemampuan mereka di bidang seni.

"Namun mereka tidak boleh berhenti disini saja, kedepannya bakal banyak peluang yang menanti mereka seperti FLS2N dan lomba-lomba lainnya," harapnya.

Sehingga bimbingan dan motivasi dari para guru akan menjadi awal mula perjuangan anak dalam mengembangkan dan mengekspresikan kemampuan. Sebab, kata Jumali sekolah tidak hanya membaca dan menulis, namun hobi juga mendorong anak lebih berprestasi.

"Keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak lepas jiga dari dukungan dan semangat oleh seluruh guru dan wali murid. Saya harap di Resikal tahun depan lebih meriah dan semarak," pungkasnya.

Komentar


Berita Terkini