![]() |
| Keterangan foto: Penandatanganan naskah TMMD ke-128 oleh Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fathur Rozi bersama Bupati Bangkalan Lukman Hakim. |
TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa tertinggal melalui kegiatan fisik dan nonfisik. Tahun ini, TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Inf Nanang Fathur Rozi, menyampaikan bahwa program ini melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya.
“Selama satu bulan ke depan, seluruh personel akan berkolaborasi untuk menyukseskan program ini. Lokasi dipilih karena masih membutuhkan perhatian, terutama dalam pemanfaatan sumber mata air yang akan kami kembangkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Nanang.
Selain pembangunan sarana air bersih, TMMD juga menargetkan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pembangunan jalan desa, pembuatan tandon air, pembangunan ruang kelas sekolah dasar, renovasi rumah tidak layak huni, serta peningkatan fasilitas kesehatan.
Nanang menambahkan, program ini dirancang berkelanjutan dengan cakupan wilayah yang diperluas secara bertahap. “Ke depan, kegiatan akan dilanjutkan di wilayah lain, mulai dari Kecamatan Konang, kemudian berlanjut ke Gegger, hingga Kokop,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menilai pemilihan lokasi TMMD kali ini sudah tepat. Menurutnya, Desa Galis Dajeh termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem, rawan kekeringan, dan memiliki akses infrastruktur yang terbatas.
“Program ini diharapkan mampu mengatasi persoalan dasar seperti kekeringan dan perbaikan rumah tidak layak huni. Ini menjadi stimulus awal yang harus dilanjutkan oleh pemerintah dan masyarakat setelah program selesai,” kata Lukman.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan, lanjutnya, berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan TMMD, baik dari sisi perencanaan, pendanaan, maupun dukungan teknis di lapangan.
“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai fondasi pembangunan nasional,” pungkasnya.
