-->

Banser Arosbaya Gelar Diklatsar Perdana, Bupati Siapkan Peran di Program Sosial dan Lingkungan

Bangkalan - Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Arosbaya menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) di lapangan Desa Tambegan, Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi pelatihan perdana bagi Banser di wilayah tersebut.

Sebanyak 43 peserta dari Kecamatan Arosbaya dan Burneh mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari. Mereka mendapatkan materi keorganisasian, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga latihan fisik dan jelajah malam yang dirancang untuk menguji ketahanan dan kedisiplinan.

Ketua PAC Ansor Arosbaya, Juaini Musaffa, mengatakan Diklatsar menjadi syarat utama bagi anggota Banser. “Tanpa pelatihan ini, secara struktural tidak bisa menjadi bagian Banser. Selain itu, ini juga untuk membangun kekompakan dan soliditas,” ujarnya.

Pelatihan tersebut turut dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Camat Arosbaya Dedeng Suprapto, unsur Muspika, serta sejumlah tokoh organisasi keagamaan setempat.

Ketua MWC NU Arosbaya, Ahmad Masin Nur Munawwir, menilai Diklatsar ini penting untuk membentuk karakter anggota. Ia menekankan peran Banser dalam menjaga marwah ulama serta keamanan bangsa. “Banser harus punya loyalitas, integritas, dan komitmen untuk kemaslahatan umat,” katanya.

Menurut Ahmad, selama ini Banser juga kerap berjalan seiring dengan program pemerintah daerah, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bupati Lukman Hakim menyatakan pemerintah daerah berencana memperluas peran Banser ke sektor non-keagamaan. Ia menyebut Banser akan dilibatkan dalam kegiatan sosial, pembangunan, hingga pelestarian lingkungan.

“Ke depan, Banser tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam program sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menjanjikan dukungan fasilitas bagi organisasi tersebut, termasuk penyelesaian kantor Banser yang belum rampung.

Komentar


Berita Terkini