![]() |
Sekitar pukul 07.00 Wita, personel Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, dan piket fungsi bergerak cepat menyisir lokasi yang kerap dijadikan arena kebut-kebutan. Puluhan remaja yang sebelumnya asyik memacu kendaraan dan menonton aksi adu cepat itu sontak kocar-kacir saat petugas datang.
Operasi dipimpin langsung Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Wajo, AKP Riyanda Putra. Bersama jajaran perwira dan unit patroli, tim menindak tegas kendaraan yang terlibat. Tak hanya motor yang diduga hendak dipakai balapan, petugas juga mengamankan sepeda motor tanpa kelengkapan surat yang diduga milik penonton.
Sebanyak 55 unit sepeda motor dan 22 pengendara yang tak sempat melarikan diri langsung digelandang ke Mapolres Wajo. Kendaraan-kendaraan itu diangkut menggunakan mobil dump truck untuk pendataan serta pemeriksaan kelengkapan surat. Para pelanggar dikenai sanksi tilang sesuai aturan lalu lintas.
![]() |
Setelah penindakan, aparat juga menyisir area sekitar dan membubarkan kerumunan remaja yang masih bertahan di lokasi. Kepolisian memastikan pengawasan akan terus diperketat guna mencegah aksi serupa terulang, terutama selama bulan Ramadan.
“Penertiban ini sebagai langkah preventif agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang merugikan banyak pihak,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Dengan operasi subuh itu, polisi berharap pesan tegas tersampaikan, jalan raya bukan lintasan balap, dan keselamatan tak boleh dipertaruhkan demi adrenalin sesaat.

