-->

Balap Liar Kian Marak, IMI Bone Ingatkan Risiko Pengejaran di Jalan Raya

BONE - Ketua IMI Bone, A. Muh. Salam, yang akrab disapa Lilo AK, meminta agar penanganan balap liar dan pelaksanaan Operasi Keselamatan di Kabupaten Bone tidak semata mengandalkan tindakan represif. Ia mendorong aparat lebih mengedepankan langkah pencegahan dan pendekatan persuasif.

Menurut Lilo, penertiban tetap penting. Namun cara yang ditempuh, kata dia, sebaiknya menitikberatkan pada imbauan, edukasi, serta pendekatan humanis terutama karena sebagian besar pelaku balap liar merupakan remaja.

“Upaya pencegahan dan pendekatan persuasif perlu dikedepankan agar tidak berdampak negatif terhadap anak-anak kita maupun pengendara lain,” ujar Lilo, Jumat (20/2/2026).

Ia menilai tindakan pengejaran di jalan raya berisiko memicu kecelakaan yang lebih luas. Bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain yang tak terlibat. Dalam konteks itu, penanganan yang terukur dan mengutamakan keselamatan dinilai lebih bijak.

Meski demikian, Lilo menegaskan bahwa balap liar tetap tidak dapat dibenarkan. Jalan umum, kata dia, bukan arena adu kecepatan. Risiko kecelakaan sangat tinggi, terlebih jika dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan memadai.

Ia pun mengimbau para remaja untuk tidak terlibat dalam aktivitas tersebut. Selain melanggar aturan, balap liar juga mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Lebih jauh, Lilo mengajak orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif memberikan edukasi kepada generasi muda. Kesadaran kolektif, menurutnya, menjadi kunci menciptakan ketertiban, keamanan, dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Bone.

“Ini tanggung jawab bersama. Keselamatan di jalan bukan hanya urusan aparat, tetapi juga kepedulian kita semua,” katanya.

Komentar


Berita Terkini