![]() |
| Keterangan foto: Lurah Pejagan, Abdul Azis meninjau pasar murah yang digelar Pemprov Jawa Timur. |
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Meski Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, baru tiba sekitar pukul 11.30 WIB, warga yang didominasi kaum ibu telah lebih dulu memadati lokasi demi mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah kepala OPD Pemprov Jatim, Bupati Bangkalan, serta jajaran Forkopimda setempat, sehingga semakin menambah semarak acara.
Usai meninjau lokasi, Khofifah menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah ini sebagian besar berada di bawah harga pasar. Hal ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kami telah menggelar kegiatan serupa di berbagai daerah. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat saat Lebaran tetap terpenuhi,” ujarnya.
Beragam kebutuhan pokok tersedia dalam pasar murah ini, mulai dari beras, gula, telur ayam, minyak goreng, daging ayam, cabai hingga bawang. Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan bantuan berupa telur dan beras secara gratis kepada sejumlah warga.
Ia mencontohkan, harga daging ayam yang di pasaran mencapai Rp45 ribu per kilogram, di pasar murah hanya dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram.
Sementara itu, Lurah Pejagan, Abdul Azis, mengapresiasi langkah Pemprov Jatim dalam menstabilkan harga bahan pokok melalui kegiatan pasar murah.
Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat, terutama saat permintaan bahan pokok meningkat dan harga cenderung melonjak menjelang Lebaran.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara lebih luas dan tidak hanya saat Idulfitri, tetapi juga pada momen hari besar lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran pasar murah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dapur, sehingga dapat lebih tenang dalam menyambut Hari Raya.
