-->

Proyek Cetak Sawah di Bone Disorot, Diduga Asal Jadi dan Tak Siap Tanam

Gambar Ilustrasi 

Bone, Kabarpojok - Proyek cetak sawah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kini menjadi sorotan publik. Proyek yang dilaksanakan pada tahun 2025 tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan pekerjaan asal jadi di Kecamatan Sibulue. 

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber membenarkan adanya kegiatan proyek cetak sawah yang tersebar di sejumlah desa di wilayah tersebut.

Hingga kini, besaran anggaran proyek belum diketahui secara pasti. Namun, proyek cetak sawah pada umumnya menelan biaya hingga miliaran rupiah, sehingga transparansi dan kualitas pekerjaan menjadi perhatian serius masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum LSM Lamellong, Muhammad Rusdi, angkat bicara. Ia menilai pelaksanaan proyek cetak sawah di Kecamatan Sibulue terkesan kurang matang dan menimbulkan kecurigaan, karena hasil pekerjaan dinilai tidak maksimal.

“Saya sudah melakukan penelusuran di sejumlah desa di Kecamatan Sibulue. Proyek ini tidak hanya berada di Desa Pakkasalo, tetapi tersebar di beberapa desa, dengan luasan terbesar memang berada di wilayah Kecamatan Sibulue,” ujar Rusdi, Jumat (16/01/2026)

Lebih lanjut, Rusdi mengungkapkan kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Petak sawah yang dicetak belum siap untuk ditanami karena masih dipenuhi tumpukan kayu dan sisa material lainnya.

“Fakta di lapangan menunjukkan lahan sawah belum bisa difungsikan. Kayu-kayu masih menumpuk di area proyek. Artinya, petani belum bisa memanfaatkan sawah tersebut dan harus menunggu investasi lanjutan agar lahan benar-benar siap tanam,” jelasnya.

Rusdi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proyek tersebut dan mendesak instansi terkait untuk membuka secara transparan perencanaan, anggaran, serta pelaksanaan proyek cetak sawah agar tidak merugikan negara dan masyarakat. 

(Rustan)

Komentar


Berita Terkini