![]() |
| Keterangan foto: Museum Cakraningrat Bangkalan |
Bangkalan, Kabarpojok – Museum Cakraningrat Bangkalan terus menjadi tujuan pembelajaran masyarakat. Sepanjang satu tahun, museum ini mencatat sekitar 1.000 kunjungan, yang didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan, Hendra Gamma, mengatakan bahwa mayoritas pengunjung datang dari kalangan pelajar, mulai dari tingkat TK hingga mahasiswa.
“Jumlah pengunjung memang tidak bisa ditargetkan secara pasti. Setiap hari ada yang datang secara individu maupun berkelompok. Namun, capaian ini tetap akan kami tingkatkan setiap tahunnya,” ujar Hendra, Senin (15/12/2025).
Menurutnya, tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk mengenalkan peninggalan sejarah Bangkalan kepada generasi muda. Selain itu, museum juga kerap menjadi lokasi penelitian bagi mahasiswa.
“Rata-rata pengunjung adalah anak-anak TK dan SD. Biasanya mereka datang secara berkelompok untuk belajar dan mengenal sejarah sejak dini,” jelasnya.
Hendra menambahkan, harga tiket masuk Museum Cakraningrat dipatok sebesar Rp3.000 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas parkir dan toilet.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas museum dengan menambah koleksi sejarah dan cagar budaya. Target kami, museum ini bisa naik kelas. Dari sisi keamanan juga sudah kami tingkatkan dengan pemasangan empat unit CCTV,” tuturnya.
Ia berharap Museum Cakraningrat tidak hanya menjadi pusat edukasi, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata sejarah yang diminati semua kalangan.
“Modal dasar sudah kami miliki, seperti koleksi museum yang telah teregister sebagai objek cagar budaya. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan para pegiat sejarah dan budaya agar rencana ini dapat terealisasi,” pungkas Hendra.
(Angga)
