![]() |
| Keterangan foto: Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan saat meninjau pelaksanaan pasar murah. |
Bangkalan, Kabarpojok - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, harga sejumlah bahan pokok (bapok) di Kabupaten Bangkalan terpantau mengalami kenaikan.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur beberapa komoditas yang mengalami kenaikan antara lain daging ayam ras dari sebelumnya Rp37.000 per kilogram menjadi Rp38.000 per kilogram. Cabai rawit merah melonjak cukup signifikan, dari Rp27.000 per kilogram menjadi Rp75.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah yang pada November berada di kisaran Rp37.000 per kilogram kini naik menjadi Rp45.000 per kilogram.
Meski demikian, sejumlah kebutuhan pokok lainnya masih terpantau stabil. Di antaranya beras lopo ijo Rp14.800 per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp15.000 per liter.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Reza Ala Fatahillah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif apabila kenaikan harga terjadi secara masif.
“Dalam minggu depan kami akan menggelar pasar murah di beberapa titik. Langkah ini untuk menekan lonjakan harga bahan pokok agar masyarakat dapat terbantu,” ujar Reza, Jumat (13/12/2025).
Reza juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok di Kabupaten Bangkalan, yang dikenal sebagai Kota Dzikir dan Sholawat, dalam kondisi aman hingga akhir tahun dan tidak mengalami kelangkaan.
“Pelaksanaan pasar murah akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan harga bahan pokok di lapangan,” pungkasnya.
(Angga)
