![]() |
| Foto Istimewa BMKG |
Makassar, Kabarpojok - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kesiapan mendukung pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Sulawesi Selatan melalui penyediaan informasi cuaca dan peringatan dini bencana pada, 14 Desember 2025.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi selama periode Nataru, terutama hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi yang dapat memicu banjir dan mengganggu transportasi darat, laut, dan udara. “Karena itu, informasi cuaca yang akurat dan tepat waktu menjadi kunci keselamatan,” kata Nelly, dialangsir dari laman resmi BMKG, Jumat (19/12/2025).
BMKG memprakirakan wilayah Sulawesi Selatan bagian barat, seperti Makassar, Maros, Gowa, Takalar, Pangkep, dan Barru, berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kondisi La NiƱa lemah yang diprediksi bertahan hingga awal 2026 turut meningkatkan intensitas hujan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI yang meninjau kesiapan bandara, pelabuhan, dan terminal di Sulawesi Selatan. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menegaskan informasi cuaca dari BMKG menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada keselamatan publik dan kelancaran transportasi selama Nataru.
BMKG memastikan peringatan dini disampaikan secara cepat melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi, media sosial, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Sumber; BMKG
