![]() |
| Keterangan Foto: BKKBN Jawa Timur menggelar monitoring dan evaluasi penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Bangkalan. |
Bangkalan, Kabarpojok – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Bangkalan, Rabu, 17 Desember 2025.
Kegiatan tersebut melibatkan 20 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan penyusunan PJPK berjalan terintegrasi lintas sektor dan selaras dengan agenda pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Yuni Dwi Tjadikiyanto, mengatakan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam implementasi PJPK. Menurut dia, dokumen tersebut harus menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Semua komponen kami dorong untuk terlibat aktif agar PJPK tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Yuni.
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan, Sudiyo, menyatakan penyusunan PJPK 2025–2029 memiliki arti strategis bagi daerah. Selain sebagai acuan pembangunan kependudukan, dokumen tersebut juga berkaitan dengan penilaian kinerja daerah dan insentif fiskal.
“Penyusunan PJPK harus dilakukan secara serius dan detail karena berkaitan dengan indikator kinerja dan mutu pembangunan,” ujar Sudiyo.
Ia menambahkan, seluruh OPD Pemkab Bangkalan telah menyatakan komitmen untuk mendukung penyusunan PJPK tersebut. (Angga)
