![]() |
| Keterangan foto: SMPN 2 Bangkalan terpilih wakili Jawa Timur di peluncuran papan interaktif digital yang dilaksanakan oleh Presiden Prabowo secara hybrid |
Bangkalan, Kabarpojok - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meluncurkan program Papan Interaktif Digital (smartboard) untuk sekolah pada, Senin (17/11/25).
Di Kabupaten Bangkalan, SMPN 2 Bangkalan terpilih sebagai sekolah pertama di Jawa Timur yang mengikuti peluncuran dan menerima bantuan papan interaktif digital dari Presiden Prabowo sebanyak 1 unit.
Peluncuran tersebut dilaksanakan secara hybrid yang berpusat di SMPN 4 Kota Bekasi. Dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, Muhammad Yakub, serta Tim Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur.
Diketahui, manfaat dari papan interaktif digital untuk mempermudah penyampaian materi melalui konten multimedia, mendukung kolaborasi karena dapat digunakan banyak orang secara bersamaan, meningkatkan efisiensi guru dengan memungkinkan penyimpanan serta pembagian materi secara digital.
Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Muhammad Ya'qub mengatakan, skala nasional di tahun 2025 papan interaktif digital telah disediakan sebanyak 288.865.
Khusus di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2025, setiap sekolah hanya mendapat 1, namun di tahun 2026 akan bertambah menjadi 3 unit papan interaktif digital yang akan dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah.
" Harapannya sekolah-sekolah yang dapat bantuan dari Pemerintah Pusat ini dapat menjaga dan merawat papan interaktif digital, karena ini amanah Presiden yang harus kita laksanakan," Ujar Ya'qub.
Selain itu, dirinya mengapresiasi terpilihnya SMPN 2 Bangkalan sebagai sekolah pilihan dalam dialog interaktif dengan Presiden Prabowo.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Bangkalan, Achmad Huzaini berharap agar para guru dapat meningkatkan kualitas dan kapasitasnya agar dapat menerapkan sistem pembelajaran berbasis teknologi secara maksimal.
Papan interaktif digital ini nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh kepala sekolah, guru dan murid. Sehingga program yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo tersebut sangat merubah gaya pendidikan yang lebih modern.
" Agar nantinya dapat melaksanakan pembelajaran yang bermakna, interaktif dan menyenangkan sehingga nantinya anak-anak lebih bersemangat dalam belajar," Pungkasnya. (Angga)
