![]() |
BANGKALAN, KABAR POJOK - Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dibuat takjub saat pertama kali menyaksikan langsung tradisi kerapan sapi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (2/8/2026).
Hadir untuk membuka kejuaraan Kerapan Sapi Piala AHY 2026, AHY menilai pacuan sapi khas Madura ini memiliki pesona budaya kelas dunia yang tak kalah dari atraksi internasional.
"Kerapan sapi ini bukan hanya milik masyarakat Madura, melainkan tradisi Indonesia yang wajib kita jaga dan pertahankan," kata AHY di hadapan awak media.
Ia bahkan membandingkan tradisi ini dengan budaya populer luar negeri, seperti olahraga rodeo di Amerika Serikat hingga pertunjukan matador di Spanyol. Menurutnya, kerapan sapi memancarkan filosofi mendalam tentang nilai kemanusiaan dan kebudayaan lokal.
![]() |
"Tradisi ini menunjukkan karakter sejati orang Madura, pekerja keras, berani menghadapi tantangan, dan teguh menjaga kehormatan," ujarnya.
Ajang Rutin dan Pendorong UMKM
Kejuaraan yang digelar dalam rangka menyambut HUT RI serta Hari Lahir (Harlah) ke-25 Partai Demokrat pada 9 September mendatang ini diikuti oleh 64 pasang sapi tangguh. Para peserta memperebutkan hadiah utama berupa dua unit mobil dan empat unit sepeda motor.
Acara tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat (DPP) dan Daerah (DPD) Jawa Timur Partai Demokrat, anggota DPR RI, Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, pakar budaya Sakera Moh Tohir, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Selain menjaga tradisi di tengah gempuran modernisasi, AHY menekankan pentingnya efek ganda (multiplier effect) dari kebudayaan terhadap roda perekonomian warga.
"Kegiatan seperti ini tak sekadar mencari juara atau membangun persatuan di tengah kompetisi, tetapi juga memutar roda ekonomi lokal dan menggerakkan UMKM di sekitar lokasi," pungkasi AHY.
Ia berkomitmen untuk terus mendukung agenda kebudayaan yang mampu menjadi daya tarik pariwisata daerah.

