![]() |
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja'far, Ketua DPRD Bangkalan Dedy Yusuf, serta jajaran pengurus dan kader PKB. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis aset Gedung Kantor DPC PKB Bangkalan kepada DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Timur.
Ketua DPC PKB Bangkalan, H. Safiuddin, yang juga anggota Komisi V DPR RI, menegaskan partainya membidik peningkatan perolehan kursi pada Pemilu Legislatif 2029. PKB sebelumnya meraih sembilan kursi di DPRD Bangkalan.
"Apalagi sekarang mendapat tambahan darah segar, Sekjen kita adalah Pak Wakil Bupati Bangkalan. Kalau kemarin sembilan kursi, pemilu berikutnya mudah-mudahan bisa sembilan setengah atau sepuluh. Yang penting bertambah," ujar H. Safi kepada awak media.
Ia menambahkan, target tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PKB yang menginginkan daerah pemilihan Madura mampu menyumbang sedikitnya dua kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Saat disinggung mengenai peluang PKB mengusung calon bupati pada Pilkada mendatang, H. Safi menegaskan persaingan politik harus tetap menjaga kondusivitas daerah.
"Tidak boleh ada perpecahan dan tidak ada polarisasi di Bangkalan. Perbedaan pandangan itu biasa dalam politik, tetapi semua harus diselesaikan melalui musyawarah," tegasnya.
H. Safi juga menegaskan PKB saat ini tetap mendukung kepemimpinan Bupati Lukman dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja'far. Namun, mengenai apakah PKB akan kembali berkoalisi dengan PDIP atau memilih berjalan sendiri pada Pilkada mendatang, menurutnya seluruh kemungkinan masih terbuka.
"Itu semua tergantung dinamika politik ke depan. Setiap partai memiliki visi dan misi masing-masing, tetapi yang utama bagi PKB adalah menjaga persahabatan," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, M. Musyafak Roup, menilai komposisi kepengurusan baru PKB Bangkalan memiliki modal kuat untuk meningkatkan elektabilitas partai.
"Dengan Ketua Abah Safi, Sekjen Pak Wakil Bupati, dan Bendahara yang juga Ketua DPRD Bangkalan, saya optimistis target melipatgandakan perolehan suara pada 2029 sangat memungkinkan," ujar Musyafak yang juga menjabat Ketua DPRD Jawa Timur.
