![]() |
| Keterangan foto: Camat Tragah didampingi unsur Forkopimcam, tokoh agama, Korcam Tragah, dan Kepala SPPG Pamorah saat peluncuran perdana Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Tragah. |
Bangkalan, Kabarpojok - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamorah Yayasan Nurul Amanah Al-Makky resmi diluncurkan di Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (10/2/2026). Program ini menjadi yang pertama dijalankan di wilayah tersebut.
Peluncuran MBG berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Yayasan Nurul Amanah Al-Makky dan dihadiri Camat Tragah bersama jajaran Forkopimcam, tokoh agama, serta para kepala sekolah dari lembaga penerima manfaat.
Meski seremoni peluncuran digelar Selasa, pendistribusian makanan bergizi telah dilakukan sehari sebelumnya. Hal itu dilakukan karena padatnya agenda persiapan launching serta keterbatasan waktu pengasuh pondok pesantren yang berbarengan dengan kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan.
Kepala SPPG Pamorah, Dwi Chakti Priyo Utomo, mengatakan program MBG tahap awal menyasar 16 lembaga pendidikan yang dibagi ke dalam dua sesi. Pada pekan pertama, distribusi difokuskan ke delapan lembaga terlebih dahulu.
“Distribusi perdana kami menyalurkan 1.042 porsi ke delapan sekolah yang tersebar di Kecamatan Tragah,” kata Dwi.
Penerima manfaat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, SD, SMP/MTs, SMA/SMK hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).
Menurut Dwi, jika evaluasi pelaksanaan pekan pertama berjalan lancar, maka pada pekan kedua jumlah lembaga penerima akan diperluas menjadi 16 lembaga dengan total distribusi sekitar 1.700 porsi.
“Sambil melihat ritme kerja. Jika sudah stabil, distribusi akan kami tambah,” ujarnya.
Untuk sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, Dwi menyebut program tersebut belum berjalan. Pihaknya masih menunggu data akurat agar tidak tumpang tindih dengan program yang telah ada di Dinas KB.
“Segmen 3B akan menyusul. Kami perlu pendataan yang valid dan koordinasi dengan posyandu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Amanah Al-Makky yang diwakili PIC Abdus Somad berharap program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Seluruh relawan dan tenaga kerja, kata dia, melibatkan warga lokal.
“Kami seperti melaksanakan haul setiap hari karena harus memasak ribuan porsi. Tapi ini tanggung jawab bersama demi menyelaraskan asta cita Presiden Prabowo menuju generasi emas 2045,” ujarnya.
