![]() |
BONE - Di hari ke-12 Operasi Keselamatan Pallawa 2026, pendekatan tak melulu soal penindakan. Jajaran Polres Bone memilih menengok sisi lain keselamatan, ancaman sunyi di tepi jalan.
Jumat pagi (13/2/2026), personel Satlantas Polres Bone menyusuri Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kabupaten Bone. Fokusnya bukan pengendara, melainkan kondisi lingkungan yang berpotensi memicu kecelakaan.
Sejumlah titik diperiksa. Pohon yang miring dan berisiko tumbang, ranting menjulur ke badan jalan, hingga hambatan lain yang dapat mengganggu jarak pandang dan arus kendaraan, tak luput dari pendataan.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Musmulyadi, menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari strategi preventif untuk menekan kecelakaan lalu lintas yang dipicu faktor alam maupun kelalaian perawatan lingkungan.
“Semua potensi kerawanan kami identifikasi lebih awal agar bisa segera ditangani sebelum menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Hasil survei lapangan itu akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna percepatan penanganan. Pendekatan ini, menurutnya, menjadi pelengkap penegakan hukum yang selama ini identik dengan operasi keselamatan.
Bagi Satlantas, menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tak berhenti pada tilang dan imbauan. Ia juga menyangkut ekosistem jalan yang aman dari marka hingga pepohonan di sekitarnya.
Operasi ini pun menjadi pengingat, keselamatan berlalu lintas adalah kerja bersama, termasuk memastikan ruang jalan terbebas dari ancaman yang kerap dianggap sepele.
