![]() |
Bone, Kabarpojok - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone terus menggencarkan upaya preventif dengan menyasar pelaku usaha transportasi. Kali ini, sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) digelar di Agen Travel Cahaya Bone, Jalan Veteran, Watampone, Kabupaten Bone, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada pelaku jasa transportasi, khususnya angkutan penumpang dan barang, guna menumbuhkan kesadaran serta kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas demi terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.
Dipimpin langsung oleh KBO Lantas Ipda Sasram bersama Kanit Kamsel Ipda Chandra Wijaya, personel Satlantas Polres Bone melakukan dialog interaktif dengan pemilik dan pengelola Travel Cahaya Bone. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan berbagai imbauan keselamatan berlalu lintas yang wajib diperhatikan dalam operasional sehari-hari.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Musmulyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak pelaku usaha transportasi berperan aktif dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha transportasi semakin meningkat sehingga dapat mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Dalam sosialisasi tersebut, petugas menekankan pentingnya memastikan kendaraan operasional dalam kondisi laik jalan, kelengkapan administrasi pengemudi dan kendaraan, serta perizinan usaha. Selain itu, para pengemudi diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, seperti penggunaan sabuk keselamatan, tidak melebihi kapasitas penumpang, mematuhi batas kecepatan, serta menjaga kondisi kesehatan dan menjauhi obat-obatan terlarang.
Tak hanya itu, personel Satlantas juga menyampaikan tujuan dan sasaran Operasi Keselamatan Pallawa 2026, yang mengedepankan langkah preventif dan preemtif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau pihak pengusaha Travel Cahaya Bone agar turut memberikan pembinaan kepada para sopir, sehingga keselamatan penumpang selalu menjadi prioritas utama selama perjalanan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan pengusaha travel dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat. (*)
